Agen Jely Gamat Di Ciamis

Agen Jely Gamat Ciamis

Agen Jely Gamat Ciamis kini hadir melayani anda yang membutuhkan obat alami gamat. Kami merupakan Distributor resmi jely gamat untuk wilayah Ciamis Jawa Barat. Tersedia jely gamat dan spirulina pacifica, silhkan datang langsung ke alamat agen resmi gamat ciamis atau silahkan hubungi kami untuk melakukan pemesanan.

Agen Jely Gamat Ciamis akan melayani anda dengan sepenuh hati, silahkan pesan dan beli di agen gamat di kota ciamis:

Bapak Farhan
Alamat Agen Ponpes Darussalam Ciamis
Telepon: 085223603878 / 081320764162

Jadikan Jely gamat sebagai solusi pengobatan alternatif anda beserta keluarga yang telah terbukti mengatasi berbagai jenis penyakit kronis dan non kronis.

Sekaya apapun orang tidak ada gunanya apabila orang itu sakit, maka marilah kita mencegah dan mengobati penyakit. Sehat bersama: ”Agen Jely Gamat Ciamis”. Salam Sehat dan Sukses.

Read More

Kesaksian Kesembuhan dari Penyakit Miom

Kesaksian Kesembuhan dari Penyakit Miom

Kesaksian kesembuhan dari penyakit miom dengan jelly gamat dan spirulina pacifica.

Ibu Endang Sujiati - Tanjung Padan (Belitung)

SEBELUM
" Berawal dari pendarahan terus-menerus selama 5 hari hingga akhirnya harus dirawat di RS membuat saya berpikir pasti ada sesuatu yang tidak beres dalam tubuh saya, ujar ibu Endang asal Tanjung Padan Belitung. Ditambah lagi rasa sakit dibawah pusar hampir setipa hari saya rasakan, ini semua terjadi di tahun 2006, kenang ibu Endang. Semua terjawab ketika dokter di Tanjung Padan mengatakan bahwaterdapat Mioma di organ reproduksi saya sebesar 7 cm, dan harus segera diangkat melalui tindakan operasi. Saat itu saya bertahan belum mau dioperasi dan atas dukungan keluarga kami mencari jalan lain dan memilih berobat ke salah satu RS besar di Jakarta sebagai pilihan ke dua, namun ternyata hasilnya tetap sama mioma ini sudah besar dan harus segera diangkat.
Tanpa sengaja di ruang tunggu RS tersebut saya betemu dengan seseorang yasng menawarkan untuk mengkonsumsi Jeli Gamat dan Spirulina Pacifica. Seseorang yang tidak saya kenal, namun ternyata membawa perubahan dalam hidup saya.

SESUDAH
Mau untuk mecoba!!! itu adalah kesepakatansaya dan keluarga ketika memutuskan minum Jeli Gamat dan Spirulina Paifica. Dalam sehari saya minum 3x1sdm Jeli Gamat dan 3x10tabs Spirulina Pacifica. Kembali pulang ke Belitung, Jeli Gamat dan Spirulina Pacifica tetap saya konsumsi hingga 5 bulan kemudian tepatnyaSeptember 2007, tiba waktunya untuk kontrol kembali ke Jakarta. Saya menyimpan harapan besar agar operasi tidak perlu dilakukan dan ternyata benar! Mioma sudah mengecil menjadi 1.5cm. Dokter mengatakan, "kondisi ibu sudah jauh lebih baik, operasi tidak perlu dilakukan". Luar biasa bagi saya. Dan diawal tahun 2008 saat kembali dilakukan pemeriksaan mioma tersebut sudah tidak ada lagi. Manfaat Jeli Gamat dan Spirulina Pacifica sangat nyata bagi saya. (sumber testimoni luxor 2011).
Read More

Mentimun Laut Penyembuh Radang Usus

Beda Obat dan racun memang setipis kulit bawang. Lihatlah nikotin dalam daun tembakau yang membahayakan kesehatan lantaran mengakibatkan penyakit arteriosclerosis dan jantung koroner. namun zat itu sekaligus sebagai obat anti pembengkakan penyebab berbagai penyakit termasuk penyakit jantung dan radang usus.
Temuan itu sesuai dengan penelitian Wouter De Jonge dari Academic Medical Center Amsterdan, Belanda . Dalam riset laboratorium, nikotin tembakau diserap oleh reseptor nikotin dalam makrofag yang bernama alfa-7 acetilcoline. Lantas acetilcoline mengeluarkan zat yang mampu menghentikan produksi sitokinine penyebab radang termasuk radang usus.

Menerut dr. Hendrawan Nadesu, radang usus besar yang dikenal dengan nama cholitis ulcerative adalah
Read More

Gamat Untuk Berbagai Penyakit

Hj Halimah Omar juga merasakan khasiat teripang. Perempuan kelahiran Johor, Malaysia, 24 Mei 1951 itu 17 tahun mengidap asma. Begitu gejala serangan muncul, anak ke-8 dari 12 bersaudara itu segera memacu mobilnya ke Batupahat Hospital, 2 km dari rumahnya.

Dokter negeri jiran biasanya meresepkan bentolin, niulin, dan obat spray untuk melegakan jalan pernapasan. Sayang, ketika obat-obatan habis penyakitnya kerap muncul.
Oleh karena itu Halimah tertarik mencoba ekstrak teripang. Ibu 2 anak itu rutin mengkonsumsi 2 sendok makan 2 kali sehari. Efek yang langsung dirasakan perempuan 55 tahun itu, Saya rasa badan sedap (enak, red), ujarnya ketika ditemui Trubus di rumahnya di bilangan Tamantasik, Johor. Dua tahun terakhir setelah rutin mengkonsumsi gamat-sebutan teripang di Malaysia-asmanya tak pernah kambuh.
Gamat Untuk Penyakit

Teripang tak hanya membantu proses penyembuhan stroke dan asma. Banyak penyakit maut lain yang dituntaskan oleh anggota famili Holothuriidae itu seperti diabetes mellitus, jantung koroner, hepatitis, dan psoriasis. Teripang berkhasiat untuk hampir semua kasus penyakit. Cara kerjanya tentu saja berbeda. Misalnya untuk asam urat ekstrak teripang memblokir asam urat, untuk osteoarthritis alias radang sendi teripang memberikan kondroitin sehingga tulang rawannya membaik, ujar dr Zen Djaja MD di Malang. Ekstrak teripang itulah yang kini menjadi buah bibir di masyarakat Indonesia. Banyak pasien berharap sembuh dari penyakit mematikan dengan mengkonsumsi ekstraknya.

Di sisi lain banyak pula dokter yang mengidap penyakit tertentu, lalu mengkonsumsi teripang untuk diri sendiri dan merasakan faedahnya. Episode berikutnya, sang dokter menganjurkan-jika tak boleh dibilang meresepkan-kepada para pasien. Sekadar menyebut contoh, di Jakarta ada dr Pieter AW Pattinama MPH, mantan direktur RS PGI Cikini. Derita panjang akibat serangan diabetes mellitus sejak 1972 akhirnya berujung. Itu setelah ia melakukan terapi akupunktur plus konsumsi ekstrak gamat. Kadar gula darah pria 59 tahun itu semula 500 mg/dl turun menjadi 160 mg/dl dalam 2 bulan. Dokter-dokter di Indonesia biasanya tak gampang percaya terhadap obat atau suplemen yang belum diuji klinis. Namun, pada kasus ekstrak teripang yang notabene belum diuji klinis, mereka berkenan menggunakan setelah obat-obatan kimiawi gagal mengatasi penyakit-penyakit tertentu. Menurut dr Andreas Widjaja itulah fenomena bangkitnya fitofarmaka di Indonesia.

Lengkap

Apa rahasia teripang sehingga dapat menyembuhkan beragam penyakit? Ahli nutrisi Malaysia Walter Kee Mun Yee, mengatakan teripang mengandung kolagen, MPS (mucopolusacarida), DHA (Docosahexaenoic acid) dan EPA (Eicosapentaenoic acid).

Kepada Trubus, alumnus Wisconsin University itu mengatakan, MPS dalam bentuk kondritin sulfat memulihkan sendi dan membangun tulang rawan. Senyawa itu juga memberikan pelendiran pada dinding sel. Dua yang disebut terakhir-EPA dan DHA, disebut omega 3-merupakan asam lemak rantai panjang. DHA dan EPA banyak ditemukan pada satwa di lautan. Menurut ahli gizi, Dr Uken Soetrisno, DHA dan EPA berfungsi untuk kecerdasan dan berhubungan dengan pertumbuhan simpul-simpul saraf atau ganglion. Hal senada juga diungkapkan dr Luki Kartadinata. DHA dan EPA bermanfaat untuk pertumbuhan otak dan melancarkan sirkulasi darah, ujar alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti itu.

Masih ada faedah lain senyawa aktif itu. Menurut dr Imelda Retno Purwanti dokter di Kelapagading, Jakarta Utara, EPA dan Omega 3 sebagai pelarut kolesterol, terutama LDL (dikenal sebagai kolesterol jahat, red). Jika tak diterapi kolesterol tinggi menyebabkan penyakit jantung. Efeknya berantai dan tak dapat berdiri sendiri-sendiri. Semua ahli sepakat soal faedah EPA dan DHA. Yang tak bulat adalah soal waktu pemberian. Menurut dr Zen Djaja MD di Jakarta ekstrak teripang sangat baik diberikan kepada wanita hamil, bukan anak-anak. Pada beberapa penelitian spesifik, DHA tak terlalu berkhasiat ketika bayi sudah lahir. Ia (DHA, red) menampakkan fungsinya ketika pembentukan otak janin, kata alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Atmajaya.

Namun, Dr Uken Soetrisno mengatakan, selain kepada wanita hamil, DHA juga bagus diberikan kepada anak-anak di bawah 2 tahun. Tetap harus dijaga keseimbangan nutrisi. Sebab, di dunia ini tak ada makanan superlengkap, ujar doktor Nutrisi alumnus Oregon State University. Selain itu teathfish-sebutan teripang di Inggris-kaya tembaga. Tembaga bagus untuk regenasi sel sehingga bikin awet muda, ujar dr Luki. Rusak ginjal? Zen Djaja MD mengatakan, mentimun laut-sebutan untuk teripang-mengandung asam lemak 12-MTA alias metthyltetradecanoic acid. Hingga saat ini jenis bakteri yang berjasa dalam pembentukan asam itu masih diteliti. Asam itu tokcer mengahalangi enzim 5-Lox atau populer sebagai lipoksigenase, enzim yang mengoksidasi lemak tak jenuh menjadi peroksida sehingga mengancam kesehatan. Dalam dunia pengobatan modern, ini adalah kunci pengobatan asma, pembengkakan usus, dan arthritis, kata Zen. Secara tradisional, teripang digunakan dalam pengobatan cina sejak ribuan tahun silam. Hoisom- sebutan teripang di Cina-dikeringkan atau dibuat bubuk.

Menurut William Aditeja, ahli pengobatan cina di Jakarta, teripang bubuk lebih aman dikonsumsi pasien alergi ketimbang yang kering. Kadar protein teripang kering relatif tinggi sehingga memicu alergi. Dokter alumnus Beijing University of Traditional Chinese Medicine itu memanfaatkan teripang untuk mengobati penyakit sirosis hati, mioma, dan segala penyakit yang menyebabkan organ tubuh mengeras atau membengkak. Teripang berkadar garam tinggi sehingga berfungsi melunakkan atau mengecilkan kelainan organ tubuh yang mengeras atau membengkak, ujar William yang berpraktek di Jakarta Kota. Ia mengatakan konsumsi berlebihan dalam waktu lama, berefek terhadap ginjal. Oleh sebab itu, dosis mesti tepat. Menurut William dosis konsumsi teripang kering 15-30 g; bubuk, 3 g sekali konsumsi. Frekuensinya 2-3 kali sehari. Menurut Walter Kee Mun Yee ekstrak gamat tanpa garam. Mirip ikan laut atau cumi-cumi, walau hidup di laut tapi dagingnya tak asin karena adanya reverse osmosis, ujar Kee. Efek berbeda Tentu, tak semua dokter menganjurkan ekstrak zeekomkamer-sebutan teripang di Belanda-kepada para pasiennya.

Contoh, dr Paulus Wahyudi Halim. Dokter sekaligus herbalis di Tangerang, Provinsi Banten, itu menyarankan pasien untuk berhati-hati. Mestinya pasien memperhatikan efek samping, terutama pada organ hati dan ginjal. Bila keduanya rusak, obat malah mencelakakan kita. Sebab, efek obat untuk setiap orang berbeda, tergantung tingkat kemampuan tubuh menerima zat itu, katanya. Dokter alumnus Universitas Degli Studi Padova, Italia, itu mengatakan, ekstrak teripang mestinya melewati uji yang mengikuti kaidah farmakologis seperti uji klinis. Tujuannya untuk menentukan dosis tepat sehingga konsumen terlindungi. Harap mafh um, kerap kali dosis yang digunakan konsumen di sini mengacu pada pasien di mancanegara yang belum tentu kebutuhannya sama. Pendapat serupa dikemukakan oleh Dr Asep Gana Suganda, ahli farmakologi Institut Teknologi Bandung (ITB). Dalam teripang juga mengandung beberapa senyawa toksik seperti holoturin yang justru berbahaya bagi tubuh manusia, ujar dosen jurusan Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam ITB. Doktor Farmakologi alumnus Nantes University, Perancis, itu menuturkan obat herbal terstandar dikatakan aman jika memenuhi data praklinis.

Sebetulnya banyak periset di berbagai negara telah membuktikan keampuhan teripang dalam uji praklinis. Dr Retno Murwani dari Universitas Diponegoro, misalnya, membuktikan teripang sebagai antikanker. Riset serupa juga ditempuh Tong Y, dari Divisi Farmakologi Antitumor, State Key Laboratory of Drug Research, Shanghai Institute of Materia Medica, Chinese Academy of Sciences, Shanghai, Cina. Tren Ekstrak teripang kini banyak dikonsumsi dalam bentuk cair. Itu hasil olahan beberapa spesies teripang yang telah diteliti senyawa aktifnya. Di antara jenis-jenis itu belum ada kasus teripang itu beracun, ujar Drs Prapto Darsono, periset Pusat Penelitian dan Pengembangan Oseanologi. Apakah semua spesies berkhasiat obat? Prof Dr Zaiton Hassan, peneliti teripang dari Universiti Putra Malaysia, mengatakan kandungan antarspesies relatif sama. Hanya persentase zat aktif yang berbeda. Beberapa spesies yang lazim diolah menjadi ekstrak antara lain teripang pasir Holothuria scabra, teripang hitam H. edulis, dan Stichopus variegatus. Meski Indonesia mempunyai banyak spesies, tetapi ekstrak teripang masih diimpor dari Malaysia.

Di negeri jiran itu popularitas gamat-begitu mereka menyebut teripang-amat melambung. Bekas jajahan Inggris itu meriset teripang secara terpadu sejak 1995. Penelitian perdana dilakukan oleh Prof Dr Ridzwan Hashim, mantan dosen Universiti Kebangsaan Malaysia yang kini mengajar di International Islamic University Kualalumpur (baca: Khasiat di Balik Resep Datuk, halaman 22-23).

Sejak itu penelitian untuk mengungkap tabir teripang terus dilakukan. Hasil riset itu-antara lain teripang berkhasiat mengatasi beragam penyakit- mendorong investor membangun pabik pengolahan. Wajar bila saat ini di Malaysia bertebaran puluhan produsen ekstrak teripang dari skala rumahan yang berpusat di Pulau Langkawi hingga skala besar. Beberapa produsen skala besar di antaranya Diamond Interest Sdn Bhd (Sdn Bhd, Sendirian Berhad = PT, perusahaan terbatas), Healwell Pharmaceuticals Sdn Bhd, Luxor Network Sdn Bhd, MICH Sdn Bhd, dan Rojam Industries Sdn Bhd. Tiga produsen yang disebut pertama mengekspor ekstrak teripang ke Indonesia dengan merek masing-masing Sea Cucumber, Gamat Emulsion, dan jelly Gamat. Ketiga merek itulah yang kini beredar di pasaran Indonesia.

Menurut Paulus Prawira yang mendistribusikan Sea Cucumber di Jakarta, volume penjualan 2005 meningkat 25% ketimbang tahun sebelumnya. Melambungnya permintaan juga dirasakan oleh Thomas Hendrawan, distributor jelly Gamat di Indonesia. Lonjakan permintaan ke- 3 merek itu mengindikasikan ekstrak teripang dibutuhkan masyarakat. Sayang, meski Indonesia mempunyai keragaman spesies yang tinggi, industri pengolahan teripang belum muncul. Padahal, teknologi pengolahan beche de mer-sebutan teripang di lidah Perancis-relatif mudah (baca: Jalan Panjang Pangkor ke Selangor, halaman 24-25).

Menurut Drs Prapto Darsono, alumnus Biologi Kelautan University of South Carolina, Amerika Serikat, dari 1.200 spesies teripang, 200 di antaranya hidup di Indonesia. Padahal, seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan kesehatan, prospek pasar ekstrak teripang amat menjanjikan. Apalagi, Di dalam ilmu pengobatan barat teripang sedang gencar dimanfaatkan sebagai obat. Kita masih menggolongkan sebagai makanan kesehatan, ujar dr Zen Djaja. Apa pun sebutannya, obat atau suplemen, teripang terbukti berkhasiat menyembuhkan beragam penyakit maut. Itulah sebabnya banyak orang menyandarkan harapan kesembuhan pada ginseng laut, julukan untuk teripang.

Sumber:Artikel Majalah Trubus 02 Juli 2006
Sardi Duryatmo/Peliput: Hermansyah, Imam Wiguna, Kiki Riazkika, Syalita Fawnia, & Vina 
Fitriani).
Keunggulan Jelly Gamat selengkapnya dapat anda baca disini Keunggulan Jelly Gamat Luxor
Read More

Kering luka Caesar karena teripang

Perasaan berseberangan itu menghinggapi benak Suci Nurhayati. Ia bahagia ketika dokter menyatakan dirinya hamil anak ke-3. Namun ia juga waswasbila melahirkan jabang bayi dengan operasi caesar seperti pada kelahiran anak sebelumnya.


Ia ingat persis ketika melahirkan Alexander Wijaya Kusuma, anak keduanya pada 22 desember 2001. Kepala sang jabang bayi terlilit
Read More

Wasir Tuntas Berkat Gamat

Sepele tetapi merisaukan. Itu pendapat Drine tentang wasir yang diidapnya selama 11 tahun. penyakit itu kerap menjangkit walau mudah disembuhkan. Makanya, ia bergantung pada obat-obatan wasir yang dijual bebas di warung terdekat. Sekejap mengasup obat-obatan itu, rasa nyeri akibat wasir langsung lenyap. nanum, seminggu kemudian penyakit kembali mendera. Kondisinya dari tahun ke tahun semakin parah dan sering berdarah . BAB-nya pun bermasalah.
Read More

Komentar Para Dokter tentang Teripang

Senjata pamungkas bagi para dokter berupa obat. Dengan meresepkan obat yang tepat, diharapkan penyakit yang merongrong pasien segera dapat diatasi. Salah satu yang dijadikan sebagai senjata pamungkas untuk melawan ganasnya penyakit adalah ekstrak teripang. Banyak dokter mengkonsumsi untuk diri sendiri atau meresepkan kepada pasien. Itu ditempuh setelah beragam obat-obatan kimiawi tak sanggup melumpuhkan penyakit maut.

Apa kata mereka tentang ekstrak teripang? Inilah komentar beberapa dokter yang dihubungi Trubus secara terpisah.
Read More

Penjinak Hepatitis C

gamat hepatitis

BAGAI TERSISA KULIT MEMBALUT TULANG . BEGITULAH KONDISI WASKITO DUA TAHUN LALU. SEKADAR MENEGAKKAN TUBUH PUN IA PERLU BANTUAN ORANG LAIN. OLEH KARENA ITU IA LEBIH BANYAK MENGHABISKAN WAKTU DI ATAS PEMBARINGAN. HEPATITIS C AKUT MENGGEROGOTI KESEHATAN PRIA 66 TAHUN ITU. 'KAMI SEKELUARGA RELA JIKA BAPAK DIPANGGIL TUHAN ,' UJAR DEWI HANDAYANI, ANAK SULUNG WASKITO.

Napas tersengal-sengal pada malam 25 Juni 2007 itu menjadi awal petaka
Waskito. Malam itu Waskito sulit bernapas sehingga keluarga melarikannya ke sebuah rumahsakit di Surakarta, Jawa Tengah. Hasil diagnosis dokter, Waskito positif paru-paru basah. Sebelas hari lamanya ia opname di rumahsakit itu sembari mengkonsumsi antibiotik jenis streptomycin. Namun, kondisi ayah 5 anak itu tak kunjung membaik.

Muka pucat, tubuh kerap letih, dan nafsu makan berkurang. Selain itu demam dan batuk menghampiri tubuh Waskito yang kian ringkih. Suami Nuk Sudaryanti itu pun segera dilarikan ke sebuah rumahsakit di Jakarta. Di rumahsakit itulah dokter mendiagnosis hepatitis C. Peningkatan kadar SGOT dan SGPT 20 - 40 kali dari ambang normal menandakan adanya kerusakan hati. Ambang normal SGOT 17 - 20 IU dan SGPT 12 - 17 IU.
Penyakit lama

SGPT (Serum Glutamic Pyruvic Transaminase) dan SGOT (Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase) merupakan parameter untuk mengetahui kesehatan hati akibat infeksi virus atau bakteri. Hasil cek laboratorium juga menunjukkan kadar bilirubin mencapai 3,48 mg%. Padahal, kadar normal maksimal 1 mg%. Peningkatan bilirubin menyebabkan urin berwarna kemerahan - seperti teh kental - serta bola mata dan kulit kekuningan.

Sayang, kondisi Waskito yang dirawat di Jakarta tak ada perubahan berarti. Oleh karena itu keluarga memutuskan untuk membawanya pulang ke Surakarta. Nuk Sudaryanti, sang istri, rutin memberikan 7 butir putih telur atas anjuran seorang dokter. Itu untuk memasok kebutuhan albumin bagi tubuh. Kadar albumin penderita hepatitis umumnya rendah.

Namun, upaya itu belum menyembuhkan. Virus hepatitis C masih bercokol di tubuhnya. Virus itu sebenarnya telah lama mendekam di tubuh Waskito. Pada 1983 ia divonis positif hepatitis C. Saat itu Waskito bekerja di pelabuhan sebagai tukang las. Waskito kurang memperhatikan kebersihan makanan yang disantap dan kurang berolahraga.

Virus hepatitis kembali menyerang Waskito pada awal 2007 seperti kisah di atas. Pemilik bengkel motor itu kerap kesemutan di bagian kaki. Jika rasa itu datang, pria kelahiran Surakarta 29 September 1949 itu hanya bisa terduduk. Berat badannya pun turun.
Teripang

Menurut dr Primal Sudjana SpPD-KPTI, spesialis penyakit dalam Rumahsakit Hasan Sadikin Bandung, hepatitis akibat serangan virus. Bila dibiarkan hingga 6 bulan, menyebabkan hepatitis akut. Enam bulan berikutnya, berubah menjadi sirosis atau pengerasan hati. Dalam perkembangannya sirosis berpotensi menjadi kanker hati.

Setelah berbagai jalan penyembuhan ditempuh, Waskito kemudian teringat ekstrak teripang yang teronggok selama 3 bulan di lemari es. Pada Juli 2008 ia mulai mengkonsumsi ekstrak hewan laut filum Echinodermata. Dosisnya 2 sendok makan 2 kali sehari. Ia merasa segar setelah mengkonsumsi ekstrak teripang. Tiga bulan rutin mengkonsumsi teripang, Waskito merasa segar bugar.

Itu dibuktikan dengan hasil pemeriksaan laboratorium yang menyatakan ia negatif hepatitis. Kadar bilirubin Waskito kini 1,1 mg%, kadar SGPT dan SGOT juga kembali normal. Menurut Prof Dr Ridzwan Hashim, peneliti Universitas Kebangsaan Malaysia, teripang mengandung 86% protein yang mudah diuraikan menjadi enzim pepsin.

Kandungan protein yang tinggi berperan sebagai immunomodulator alias pembangun sistem kekebalan tubuh. Protein dan 16 asam amino esensial mujarab dalam meregenerasi sel dan memperkuat hati untuk mengeluarkan antibodi. Sifat gamat yang mudah larut dalam air, menurut dr Zen Djaja MD di Malang, membuatnya langsung terserap di hati tanpa mengalami detoksifikasi. Ekstrak teripang membantu memperbaiki fungsi hati. (Faiz Yajri)
Sumber: Majalah Trubus ,Juli,2009
Read More

Tanya Jawab Tentang Gamat

Apakah Itu Gamat?
Gamat merupakan hewan yang hidup di dasar laut, biasa dikenal sebagai Teripang , Sea cucumber atau hoi som. Terdapat kurang lebih 1000 species gamat, namun yang dapat dijadikan bahan makanan tidak lebih dari 40 species saja.
Satu diantara Gamat yang dapat kita konsumsi dan memiliki nilai pengobatan tradisonal yang istimewa adalah gamat species Stichopus hermanii (gamat Emas)

Read More

Jeli Gamat Menumpas KISTA

Kenangan pahit takkan terhapus dari ingatan Nenden Asriani. Wanita berusia 30tahun itu baru mulai mengetik ditempat kerjanya saat perut kiri bawah mendadak perih bak tertusuk pisau tak sanggup menahan sakit, Nenden tak sadarkan diri. Beberapa saat terbangun, Nenden mengejang dan meronta karena rasa nyeri tak hilang, justru semakin meningkat. Lantas, ia dilarikan ke rumah sakit terdekat.


Hasil diaknosis dokter dan pengecekkan USG, nyeri menusuk itu disebabkan
Read More

Gamat Akhiri Derita Stroke dan Asma

Arif Gunawan tak pernah menyadari kesibukannya bekerja membuat otot-otot leher menegang. Saraf semakin lelah ketika bertubi-tubi permasalahan harus diselesaikan. Ditambah lagi pola hidupnya semakin tidak teratur. Ia mengenyampingkan olahraga, waktu tidur berkurang, dan menyantap semua makanan tanpa pandang bulu. Keteledoran itu mendapat ganjaran pada Desember 2002: Arif terjatuh saat mengikuti rapat perusahaan.

Ia langsung dilarikan ke rumahsakit
Read More

Spirulina Tumbuhan Laut Penggempur Penyakit

Serangkaian pengobatan dilakukan untuk mengatasi penyebab bersarangnya penyakit di tubuh pria berusia 22 tahun itu. Namun, tetap tak memberi hasil memuaskan. Tiga bulan mengkonsumsi neometrasol, obat kimia untuk pengidap hipertiroid, hanya mengembalikan nilai tiroksin T3 dan T4 ke ambang normal yaitu 0.51-1.65 ng/dl dan 4.4-12.0 ug/dl. TSH, penanda aktivitas kelenjar tiroid tak juga menanjak. Itu sebabnya tubuh Adi kerap pingsan, cepat lelah, suhu badan tak stabil, dan sering buang air kecil. Degup jantung saya lebih kuat dan cepat, kata Kurniadi.



Lantaran bosan dengan penyakitnya, 4 bulan berselang ia beralih mengasup makanan tambahan spirulina atas anjuran kerabatnya. Hasilnya, TSH perlahan meningkat mulai 0,06 mIU/L pada bulan pertama dan 0.57 mIU/L setelah 3 bulan konsumsi. Itu artinya normal karena berada pada interval 0.47-5.01 mIU/L. Pasien hipertiroid cenderung membutuhkan asupan antitiroid, vitamin dan mineral penunjang kesehatan, kata Dr Muhilal, ahli gizi di Bogor. Vitamin dan mineral berfungsi membantu memperlancar sekresi hormon peningkat kekebalan serta membersihkan racun dalam ginjal yang menghambat keseimbangan hormon tiroid dalam darah.



Kaya vitamin dan mineral



Menurut USDA, spirulina memiliki kandungan lengkap vitamin dan mineral. Carlos Jime?nez dari Department of Ecology, Faculty of Sciences, University of Ma?laga, Spanyol menemukan kalsium spirulina 3 kali lebih tinggi dibanding susu hewani, zat besi 3 kali lebih besar dibanding bayam. Tidak salah bila suku Aztec memanfaatkan spirulina sebagai makanan sehari-hari untuk menjaga kesehatan. Ia efektif meningkatkan stamina dan sistem kekebalan tubuh.



Alga berwarna hijau kebiruan itu awalnya hanya diketahui sebagai penurun kolesterol. Pengujian ilmiahnya dilakukan oleh Nayaka dari Tokai University, Jepang. Sebanyak 30 pria sehat berkolesterol tinggi dan hiperlipidemia yang diberi asupan spirulina menunjukkan penurunan 4,5% jumlah serum kolesterol, trigliserida, dan LDL. Mereka mengkonsumsi 4,2 gram spirulina selama 4 minggu tanpa mengubah pola makan.



J. E. Pi?ero Estrada dari Departament Farmakolog?, Fakultas Farmasi, Universitas Madrid, Spanyol mengungkap spirulina kaya antioksidan lantaran kandungan 3 pigmen kaya protein yaitu phykosianin, klorofi l, dan zeasantin. Phykosianin, antioksidan larut air, penunjang kesehatan hati dan ginjal. Zeasantin, antioksidan pelindung mata terutama saat tua. Sedangkan klorofi l, antioksidan bersifat antikanker dan antiracun.



Antivirus



Selain antikanker dan antiracun, penelitian Laboratory of Viral Pathogenesis, Dana-Farber Cancer Institute and Harvard Medical School, Massachusetts, Amerika Serikat pada 1996 membuktikan, spirulina dalam konsentrasi 5-10 ?g/ml mampu menghambat pembelahan sel HIV-1. Itu disebabkan spirulina memiliki kandungan kalsium spirulan, molekul polimerisasi gula berisi kalsium dan sulfur. Konsumsi spirulina terbukti memberikan masa hidup lebih lama pada pasien AIDS.



Sedangkan Armida Hern?ndez-Corona dari Departamento de Microbiolog?a, Escuela Nacional de Ciencias Biol?gicas, IPN, Meksiko, menunjukkan ekstrak spirulina memiliki sifat antiviral. Ia efektif melawan virus herpes simpleks tipe 2, pseudorabies virus (PRV), human cytomegalovirus (HCMV), dan HSV-1, dengan dosis efektif (ED50) masing-masing sebesar 0,069, 0,103, 0,142, dan 0,333 mg/ml.



Karena manfaat yang luar biasa, Arthrospira platensis kini banyak dibudidayakan di seluruh dunia. Berjuta-juta pil spirulina pun telah diproduksi lantaran terbukti menghadang dan menggempur berbagai penyakit. Termasuk Kurniadi yang telah merasakan keampuhannya. (Vina Fitriani).
Read More